Di tepian ini garis tepiku
Kehidupan yang menghamba pada keseragaman
Individu-individu mendaulat diri sendiri sebagai Tuhan
Menghakimi perbedaan sesama

Di tepian ini garis tepiku
Tempat berpenghuni warga narsis
Dengan lidah mereka mendesis
Sekuat tenaga berkata mereka benar
Walau banyak wajah tertampar
Dan luka-luka menanar

Di tepian ini garis tepiku
Tempatku menakar waktu dan terus menunggu
Dengan suka dan luka yang bergantian membiru
Menghitung pertemuan dan perpisahan dengan bisu
Hingga dijemputnya aku